Fraud Triangle


Penelitian tradisional tentang kecurangan dilakukan pertama kali oleh Donald Cressey pada tahun 1950 yang menimbulkan pertanyaan mengapa kecurangan dapat terjadi. Hasil dari penelitian itu memunculkan faktor-faktor pemicu kecurangan yang saat ini dikenal dengan “Fraud Triangle”.
Dalam penelitian tersebut Cressey memutuskan untuk mewawancarai pelaku kecurangan yang menjadi tahanan atas tindakan kecurangan berupa penggelapan. Cressey mewawancarai 200 pelaku penggelapan yang sedang menjalani masa tahanan. Satu dari tujuan utama penelitian ini menyimpulkan bahwa setiap kecurangan yang dilakukan oleh para pelaku memenuhi tiga faktor penting sebagai faktor pemicu kecurangan, yaitu :
·         Pressure (menunjukkan motivasi dan sebagai “ unshareable need”).
·         rationalization (personal ethics).
·         Knowledge.
·         opportunity.


Dari dasar hasil penelitian yang dilakukan oleh Donald Cressey, memunculkan banyak pendapat-pendapat lain yang kian beragam, diantaranya :
1. Ramos (2003) dikutip dari Rosyid, menggambarkan penyebab kecurangan dalam bentuk segitiga (The fraud triangle), sebagai berikut :
a. Penyalahgunaan wewenang / jabatan (Occupational Frauds): kecurangan yang dilakukan oleh individu-individu yang bekerja dalam suatu organisasi untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
b. Kecurangan organisatoris (Organisational Fraud): kecurangan yangdilakukan oleh organisasi itu sendiri demi kepentingan / keuntunganorganisasi itu.
c. Skema kepercayaan (Confidence Schemes). Dalam kategori ini, pelaku membuat suatu skema kecurangan dengan menyalahgunakan kepercayaan korban.
2. CKM dr Kurtiyono mengutip pendapat Riduan Simanjuntak mengatakan bahwa  terdapat empat faktor pendorong seseorang untuk melakukan kecurangan, yang dikenal dengan teori GONE, yaitu :
a. Greed (keserakahan)
b. Opportunity (kesempatan)
c. Need (keinginan)
d. Exposure (Pengungkapan)

Faktor Greed dan Need merupakan faktor yang berhubungan dengan individu pelaku kecurangan (disebut juga faktor individual). Sedangkan faktor Opportunity dan Exposure merupakan faktor yang berhubungan dengan organisasi sebagai korban perbuatan fraud (disebut juga faktor generik/umum).

Tidak ada komentar :

Posting Komentar